Tips Menulis Ulasan Produk yang Akan Membuat Pembaca Belanja

Salah satu cara paling mudah yang saya temukan untuk menghasilkan uang dari situs afiliasi adalah dengan menulis ulasan produk di dalam blog. Tulisan seperti ini cenderung sederhana untuk ditulis dan dapat menghipnotis para pengunjung blog saya untuk membeli produk tersebut dengan luar biasa.

Data dan Statistik

Dan jika kamu masih belum yakin tentang popularitas situs yang menyajikan ulasan produk, simak beberapa statistik mengenai konsumen di bawah ini:

  • 83% konsumen mengatakan bahwa ulasan produk mempengaruhi keputusan mereka ketika berbelanja secara online.
  • 70% pembeli online secara aktif mencari ulasan produk sebelum mereka membeli sesuatu.
  • Lebih dari setengah konsumen online dunia mencari ulasan dari pengguna sebagai bagian dari riset produk.
  • 9 dari 10 pembeli online membaca ulasan sebelum mereka melakukan pembelian.

Karena statistik seperti di atas, kamu bisa yakin bahwa situs ulasan milik kamu (jika kamu melakukannya dengan baik), tentu akan menghasilkan uang yang tidak sedikit.

ulasan produk belanja online

Tidak Sulit untuk Menulis Sebuah Ulasan Produk

Hal pertama yang saya lakukan adalah membayangkan diri sendiri sebagai konsumen, apa yang saya ingin tahu dari produk yang saya akan beli.

Saya biasa menjelaskan produk yang ditawarkan secara rinci, termasuk dalam hal ukuran, fitur, jumlah halaman, bagaimana cara memesan, cara barang dikirimkan, keuntungan yang bisa diterima oleh pembeli, hasil yang diharapkan, dan hasil spesifik jika kamu menggunakan produk ini.

Saya juga ingin tahu apakah produk tersebut layak dibeli dengan harga yang ditawarkan dan apa yang akan mereka dapatkan jika mereka membelinya sekarang juga.

Untuk mempermudah pekerjaan saya dalam menulis, saya menggunakan info yang aktual dan faktual yang bisa didapatkan dari produsen produk yang akan saya ulas, ubah sedikit, sesuaikan dengan gaya bahasa saya sendir.

Jangan membuat pengunjung blog bingung karena jika mereka kebingungan maka mereka tidak akan mau membeli produknya.

Berikan informasi yang jelas dan tidak berbelit-belit. Gunakan juga istilah-istilah yang akan dimengerti oleh awam. Mungkin ada beberapa istilah teknis yang disediakan oleh produsen mengenai produk yang mereka tawarkan, cobalah untuk mencari tahu dan memahaminya lalu buatlah penjelasan yang lebih sederhana agar pembaca lebih mudah untuk mengerti.

Saya juga coba untuk menghindari fakta-fakta yang kontradiktif di dalam tulisan karena itu hanya akan membuat pembaca semakin tidak yakin dengan produk yang akan dibelinya.

Gunakan gambar atau video yang lebih menarik dan edukatif

Beberapa pengunjung blog kurang menyukai membaca tulisan yang panjang dan rumit. Mereka lebih suka jika penjelasan tentang produknya lebih singkat dan menarik. Untuk itu saya terkadang menggunakan media seperti gambar yang berwarna atau video yang lebih edukatif.

Yang terakhir, kenali siapa yang akan menjadi konsumenmu

Last but not least, sebagai penulis, bobot tanggung jawab saya berada di sisi pembaca. Saya menjadi penulis yang berhasil jika pembaca mengerti apa yang hendak saya jelaskan pada mereka, maka penting untuk saya mengenali mereka yang jadi pembaca blog saya.

Jika produk yang ditawarkan adalah smartphone keluaran terbaru maka kurang lebih calon konsumen (a.k.a pembaca blog saya) adalah anak muda kisaran 30 tahun ke bawah. Mereka jauh lebih mengerti dengan istilah-istilah teknis maka aman untuk saya menggunakan beberapa term khusus.

Namun akan berbeda halnya jika barang yang kamu tawarkan adalah alat bantu jalan untuk orang tua. Gunakan istilah sederhana agar calon konsumen kamu tidak kebingungan dengan produk yang akan mereka beli.